Traveling ke Pantai Indonesia - Pantai Panton Devisa Daerah Yang Terlupakan

Traveling ke Pantai Indonesia - Indonesia adalah negeri beribu pulau, dikenal dengan sebutan Nusantara yang menggambarkan wilayah kepulauan yang membentang dari Sumatera hingga Papua (Wikipedia). Kekayaan flora dan fauna langka, hutan trofis terbesar didunia, tanah yang subur, danau terbesar di Asia, keajaiban dunia dan pesona eksotis akan keindahan alamnya sudah terdengar hingga ke manca negara. Bahkan kandungan alam bawah tanah berupa minyak, emas, mineral, tembaga, dan uranium membuat bangsa asing terkesima mendirikan perusahaan di Indonesia. Wajar saja seandainya negara ini mendapat julukan Negara Terkaya di Dunia.


Dengan gelar Nusantara tersebut, Indonesia kaya akan Pantai - pantai yang Indah tersebar dimana - mana. Jika anda sedang berkunjung ke Kota Kisaran dan Tanjungbalai jangan lupa untuk mampir ke Pantai Panton di Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara. Pantai yang berjarak ± 5 Km dari Kota Tanjungbalai ini dapat ditempuh dengan perjalanan angkutan darat dan air. Asal mula nama Panton berawal dari sejarah proyek pemerintah 10 tahun yang lalu, pantai ini direncanakan sebagai lokasi Pelabuhan dengan nama Panton, namun setelah pembangunan selesai dikerjakan, aset daerah ini terlantar hingga saat ini. Namun hal ini bukanlah sebuah masalah, keindahan yang disajikan di sepanjang pesisir pantai mampu menarik wisatawan lokal dan luar daerah berkunjung ke tempat ini. Oleh sebab itu penduduk daerah lantas menamakannya sebagai Pantai Panton. Nah, pada postingan kali ini saya akan mengajak anda jalan - jalan menelusuri panorama Traveling ke Pantai Indonesia yang mampu menyejukkan hati dan menyegarkan pandangan mata anda.

Pantai Panton adalah salah satu pantai yang terdapat di propinsi Sumatera Utara. Terletak di Desa Bagan Asahan, yaitu sebuah desa yang berada diujung jalan lintas Medan - Tanjungbalai. Penduduk di desa ini mayoritas bermata pencaharian sebagai Nelayan, hal ini senada akan pemukiman penduduk yang berada di sepanjang bibir pantai. Semula tidak banyak yang tahu akan keberadaan pantai ini, setiap hari pantai ini hanya digunakan sebagai tempat persinggahan para nelayan. Untuk menuju pantai ini anda dapat berkendara melalui Jalan Ampera atau yang lebih dikelan dengan sebutan Jalan Besar Teluk Nibung Kota Tanjungbalai. Akses jalan raya yang sudah beraspal, dan lalu lintas yang tidak begitu ramai membuat Traveling ke Pantai Indonesia ini mudah ditemukan.

Tidak jauh berbeda dengan panorama pantai lainnya, ketika sampai di lokasi ini maka akan terdengar deburan ombak dan terasa hembusan angin laut yang menyejukkan serta suara kapal nelayan yang hilir mudik yang berlangsung dari pagi hingga sore hari. Ramainya para pedagang makanan dan antusias para pemancing menggambarkan limpahan rejeki dari Yang Maha Kuasa tiada habisnya di Pantai ini. Dengan menyewa salah satu pondok sambil menyantap hidangan laut khas daerah, kacang rebus dan jagung bakar serta jangan lupa untuk minum Liang Teh Cap Panda agar terbebas dari panas dalam dan kesehatan tubuh tetap terjaga. Untuk menikmati keindahan panoramanya, anda tidak perlu susah payah untuk berenang atau menaiki sampan, di pantai ini telah dibangun jalan setapak beton yang menjorok sejauh ± 40 meter ketengah laut. Jadi anda dapat menempuhnya dengan berjalan kaki sambil menikmati hembusan angin laut yang tiada hentinya membelai pengunjung yang datang. Berdiri di ujung jalan setapak tersebut, anda dapat menikmati pemandangan laut lepas, ombak yang berkejaran dan beting kepah (timbunan pasir/lumpur yang mengendap di muara sungai/laut, dapat timbul akibat pasang surut sehingga membuat makanan laut seperti kepah mudah ditemukan). Dan jika anda ingin berkeliling mengitari pulau - pulau yang terdapat disekitar pantai ini, anda dapat menggunakan jasa sampan mesin nelayan dengan harga yang relatif murah. Anda tidak perlu takut akan jatuh, karena sampan mesin ini dikendarai nelayan yang sudah berpengalaman.

Yang paling menarik dari sekian banyak penjelasan diatas adalah anda dapat menyaksikan langsung detik - detik tenggelamnya matahari di atas dasar laut yang hanya terjadi ketika senja hari. Sungguh sebuah pengalaman mengesankan dan tak dapat terlupakan, seakan mampu melepas sejenak segala kepenatan beban kerja dan padatnya aktivitas sehari - hari.

Pantai Panton
Panorama Pantai Panton Menjelang Pagi

Pelabuhan Panton
Suasana Pantai Panton Yang Ramai di Padati Kapal Nelayan

Pengunjung Pantai Panton

Aktivitas Memancing di Pantai Panton

Panton Beach
Panorama Pantai Panton Menjelang Malam

Dengan panorama alami yang dimiliki Pantai Panton pastinya mampu mendongkrak perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitar. Semoga pemerintah segera memperhatikan ke asrian pantai ini, menata ulang kembali dan menjadikan Pantai Panton sebagai Aset Berharga dan tujuan Traveling ke Pantai Indonesia yang mampu menjadi Devisa Daerah Kota Asahan demi terciptanya pembangunan daerah menjadi kota tujuan wisata.


Previous
This is the oldest page
Terimakasih telah berkunjung dan memberikan komentar